BONTANG – Dalam upaya mewujudkan pendidik yang kompeten dan generasi yang unggul, SDN 014 Bontang Selatan resmi menggelar kegiatan In House Training atau IHT Penguatan Literasi dan Numerasi pada Senin, 21 September 2026. Mengusung tema "Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Murid", kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SDN 014, Jalan Loktunggul Kelurahan Bontang Lestari ini memfokuskan agenda hari pertama khusus pada pembedahan indikator kemampuan literasi dan numerasi Rapor Pendidikan.

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Caturyati, S.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik secara konsisten guna menghadirkan pembelajaran yang berdampak langsung pada penguatan fondasi literasi dan numerasi peserta didik.

Suasana pembukaan semakin berbobot dengan arahan dari Pengawas Sekolah, Syafridon, M.Pd. Beliau menegaskan bahwa pembedahan Rapor Pendidikan bukan sekadar agenda formalitas tahunan, melainkan pemetaan cermat untuk membedah potensi serta area pembenahan sekolah. Syafridon juga mendorong agar hasil analisis data indikator tersebut ditransformasikan secara nyata ke dalam proses pembelajaran di kelas.

Untuk memberikan penguatan materi yang mendalam, IHT ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Jumiati Ulfah, S.Pd., M.Pd. dan Ahmad Fajar Shidiq, M.Pd. Kehadiran para pemateri ini mendampingi para guru dalam memahami serta menelaah secara detail aspek capaian kemampuan literasi dan numerasi murid.

Sesi pembahasan hari pertama difokuskan secara spesifik pada pembedahan indikator kemampuan literasi dan numerasi yang tertera dalam Rapor Pendidikan. Melalui pendekatan berbasis data riil tersebut, para pendidik menelaah perincian subindikator literasi dan numerasi guna mengenali secara tepat akar masalah serta kebutuhan pembelajaran di setiap jenjang kelas.

Usai melakukan pembedahan Rapor Pendidikan, para guru peserta IHT melanjutkan agenda dengan mencoba secara langsung pengerjaan soal-soal simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Sesi simulasi ini menjadi sangat krusial mengingat capaian nilai literasi dan numerasi peserta didik pada Rapor Pendidikan diambil langsung dari hasil evaluasi TKA. Melalui pengalaman langsung mengerjakan instrumen soal tersebut, para pendidik dapat memahami secara mendalam tingkat kesulitan, pola penalaran, serta standar kompetensi yang harus dipersiapkan bagi para murid di kelas.

Berbekal hasil analisis indikator Rapor Pendidikan serta pengalaman pembedahan soal TKA tersebut, para guru kemudian merumuskan langkah perbaikan dan strategi pengajaran yang tepat sasaran. Para pendidik menyusun intervensi pembelajaran yang dirancang khusus untuk mendongkrak minat baca serta kemampuan bernalar matematis murid secara berkelanjutan.

Semangat kolaborasi yang selaras dengan slogan guru kompeten, murid berprestasi, dan sekolah berkualitas nampak mewarnai sepanjang jalannya kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut. Seluruh rangkaian hari pertama ini diharapkan menjadi pijakan kokoh bagi SDN 014 Bontang Selatan dalam menghadirkan ekosistem belajar yang semakin unggul dan terarah. (dqreasi)